Truk excavator biasanya hanya dimiliki oleh perusahaan atau orang tertentu. Peralatan ini diperlukan untuk menunjang pekerjaan konstruksi. Lalu, berapa besar biaya yang harus dikeluarkan untuk memanfaatkan excavator?

Sebelum mengulas tentang biaya, ada baiknya jika Anda mengetahui apa itu excavator. Untuk memperjelasnya, mari simak informasinya berikut ini.

Apa Itu Truk Excavator?

Truk excavator merupakan salah satu alat berat yang diperlukan dalam pekerjaan konstruksi. Peralatan ini dioperasikan dengan memanfaatkan tenaga hidrolik. Tenaga ini dihasilkan langsung dari mesin diesel.

Alat berat ini terdiri dari beberapa bagian. Pertama ialah Boom atau bahu. Kedua adalah arm (lengan). Ketiga adalah bucket (ember/serok).

Ketiga bagian ini saling berkaitan. Dijalankan dengan mesin diesel untuk proses penggalian atau pengerukan tanah. Hasil dari pekerjaannya nanti bisa dipindahkan.

Untuk membantu pemindahan material, dibutuhkan sebuah truk pengangkut. Truk pengangkut inilah yang akan membawa material hasil galian ke tempat lain.

Excavator ini biasanya dioperasikan oleh tenaga ahli. Ketika proses pengerjaan dilakukan, operator diwajibkan untuk menggunakan topi pelindung. Tujuannya agar reruntuhan hasil pengerukan tidak melukai operator tersebut.

Hal ini disebabkan oleh pengerukan dengan bucket akan langsung diangkat. Kemudian, material ini akan dipindahkan ke tempat lain. Misalnya diletakkan pada truk pengangkut.

Kegunaan Dari Excavator

Secara umum, truk excavator ini dimanfaatkan sebagai alat pengeruk. Pengerukan lahan dengan alat ini diharapkan bisa mempercepat pekerjaan. Dengan bantuan alat ini, pekerjaan bisa selesai tepat waktu.

Perlu diingat bahwa alat berat ini bisa difungsikan untuk berbagai hal. Di antaranya adalah sebagai berikut ini.

  1. 1. Menggali Tanah Untuk Pondasi Bangunan

Seorang developer bisa memanfaatkan alat berat untuk mempercepat proyek pembangunan rumah. Hal pertama yang dilakukan ialah dengan melakukan penggalian tanah untuk pondasi bangunan.

Pembuatan pondasi dengan alat berat diharapkan bisa mempersingkat waktu. Dalam hitungan menit, alat ini bisa mengeruk tanah yang keras sekalipun. Bahkan tanah berbatu bisa digali dengan mudah.

Cepatnya pembuatan pondasi membuat developer bisa menghemat waktu. Bahkan bisa menghemat biaya. Karena pengerjaannya tidak dilakukan secara manual yang mungkin memakan waktu beberapa hari.

  1. 2. Menggali Parit

Pembuatan parit biasanya dilakukan di perkotaan. Hampir setiap jalan membutuhkannya. Parit ini dibuat untuk mendukung kelancaran air. Yakni meminimalkan genangan air pada jalan lantaran air dibuang langsung ke selokan atau parit.

Hampir setiap tahun, pekerjaan ini selalu ada di berbagai kota. Ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah akan infrastruktur yang baik. Dengan adanya parit, air hujan tidak menggenang di jalanan yang mengakibatkan aspal rusak.

Nah, pembuatan parit ini biasanya perlu dipercepat. Solusi untuk mempercepat penggalian parit tentu saja dengan alat berat. Truk excavator inilah yang akan dimanfaatkan oleh pelaksana pembangunan.

  1. 3. Mengeruk Sungai

Kegunaan lain dari Excavator ialah sebagai pengeruk sungai yang dangkal. Ini tentunya sering Anda lihat. Misalnya melalui pemberitaan di TV nasional.

Kota besar seperti Jakarta hampir selalu memanfaatkannya setiap tahun. Alat ini diharapkan bisa mengembalikan kedalaman sungai. Tujuannya tidak lain supaya sungai bisa berjalan sebagaimana mestinya.

Dengan maksimalnya fungsi sungai, banjir tahunan di kota besar bisa teratasi. Karena perlu diingat bahwa masalah utamanya berasal dari pendangkalan sungai. Baik itu disebabkan oleh endapan lumpur sampai sampah rumah tangga dan lain sebagainya.

  1. 4. Mengangkat Akar Pohon

Manfaat lain dari excavator ialah untuk mengangkat akar pepohonan. Akar besar yang menghalangi pekerjaan perlu dikeluarkan dari tanah. Dan alat berat ini seringkali dimanfaatkan lantaran memudahkan pekerjaan.

  1. 5. Meratakan Tanah

Selain bermanfaat untuk pengerukan dan penghancuran material, excavator juga berfungsi sebagai alat untuk meratakan tanah. Dengan beratnya yang sampai puluhan ton, alat ini bisa sekaligus membuat tanah semakin padat.

Alat ini bisa mengeruk tanah, lantas dipindahkan ke area lain. Sembari dipindahkan, alat ini digunakan untuk meratakannya. Baik dengan bantuan tongkat besinya maupun dengan berat alat tersebut.

Biaya Sewa Excavator

Disinggung sebelumnya bahwa excavator ini biasanya dimiliki oleh beberapa orang saja. Tetapi, penggunanya bisa siapa saja. Khususnya ialah pekerja bangunan yang membutuhkan pengerukan atau penggalian tanah.

Untuk memperoleh alat ini, pengguna jasa bisa menemukannya dengan mudah pada Trucking Dispatch Companies. Ini merupakan perusahaan penghubung antara pencari excavator dengan pemilik alat berat. Perusahaan inilah yang akan mengelola perjalanan alat sekaligus mengatur biayanya.

Mengenai biaya penyewaan alat ini didasarkan pada durasi waktu. Secara umum, harga sewa per jam di kisaran 160 – 275 ribu rupiah. Itu belum termasuk ongkos pengiriman, bahan bakar serta operator.

Harga tersebut didasarkan pada jenis dan tahun pembuatan. Jadi, perhitungkan secara matang dan temukan truk excavator yang sesuai kebutuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *