Panduan Lengkap Menjalankan Sholat Istisqa

Kali ini artikel yang ada di hadapan anda akan diulas mengenai sholat istisqa. Bila dilihat dari segi bahasa Istisqa merupakan permintaan turunnya hujan. Jadi kalau kemudian diartikan secara istilah sholat istisqa merupakan sholat yang dijalankan dengan tujuan permintaan kepada Allah akan datanya bukan yang dinanti dan dibutuhkan oleh hamba Allah. Sholat ini banyak dilakukan oleh masyarakat yang sedang dalam keadaan bencana semacam kemarau panjang, kebakaran dan sejenisnya.

Berbicara mengenai hukum maka bisa dikatakan sholat ini memiliki hukum Sunnah mukkadah. Khusunya bagi mereka yang sedang tertimpa musibah mulai dari langkanya air yang dipakai untuk memenuhi segala kebutuhan hidup sehari-hari. Bagi muslim yang kemudian sudah berlimpah airnya maka juga dianjurkan. Dengan dasar untuk saling tolong menolong sesuai dengan anjuran agar selalu membantu dalam kebaikan sebagai orang yang bertaqwa.

Adanya sholat tersebut tidak memberikan kita pemahaman bahwa semua yang tejadi atas kehendak dari Allah. Makanya jalan satu satunya ialah dengan berdoa kepadanya agar dimudahkan dalam menghadapi bencana. Tidak jauh berbeda dengan tahajud bukan? Hanya saja ini khusus untuk tertimpa bencana kemudian ingin mendapatkan solusi dengan meminta pada yang memberi bencana yakni Allah. Bila anda simak dalam Qur’an Surat Nuh ayat 10 – 12 merupakan sebuah bukti bahwa Allah yang menentukan segalanya kepada Umar.

Hal tersebut juga digambarkan melalui kisah nabi Nuh bersama umatnya. Terjadinya sebuah bencana kekeringan atau kemarau panjang tidak lepas dari penyebab. Penyebab secara umum tidak lain ialah maksiat yang dilakukan oleh manusia-manusia. Kemudian Allah memberikan balasan berupa bencana atau musibah. Asy Syuraa ayat 30 menjelaskan akan hal ini. Semua yang tejadi adalah dampak dari apa yang anda lakukan.

Sebelum anda tahu lebih lanjut mengenai sholat istisqa ini ada beberapa hadis yang kemudian menyebutkan beberapa perkara yang bisa datang dan menguji anda. Hadist ini diharapkan bisa memberikan gambaran dan mencegah anda perbuatan yang bisa menimbulkan musibah atau bencana. Diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Ketika terjadinya perbuatan keji atau mungkar yang itu terjadi di sebuah kaum kemudian dilakukan dengan terang-terangan. Hal yang kemudian akan menyebabkan bencana kelaparan atau penyakit menular, banyak kisah yang membuktikan hal tersebut.
  • Bagi orang yang suka curang  akan timbangan. Hal yang sama bisa dialami ssperi yang terjadi sebelumnya. Kaum akan mengalami masa yang sukar serta mendapatkan pemimpin yang selalu berlaku jahat.
  • Banyak orang yang tidak bayar zakat. Maka kekeringan dan air hujan akan ditahan kelb Allah. Kalau tidak atas hewan atau makhluk lainnya Allah tidak akan menurunkan hujan padanya.
  • Terakhir ketika penguasa tidak lagi tunduk dengan hukum Allah. Kemudian Allah akan memberikan kehancuran pada diri mereka. Hal yang akan sangat keji untuk kehidupan di dunia bahkan di akhirat nantinya.

Jenis Sholat Istisqa dan Panduan Dalam Menjalankannya

Berhubungan mengenai jenis maka tidak lepas dari tata cara dalam melakukan. Banyak ulama yang telah memberikan penjelasan akan sholat istisqa ini. Berdasarkan beberapa riwayat yang telah diberikan, sholat istisqa terbagi menjadi beberapa jenis. Sholat ini bisa anda lakukan baik secara sendirian ataupun berjamaah. Tergantung kebutuhan dan niatan yang akan anda lakukan. Tidak hanya itu saja, sholat ini bahkan bisa dilakukan ketika sholat Jum’at. Di mana imam meminta permohonan khusus kepada Allah agar diturunkan hujan di dalam khutbah yang dilakukan. Cara yang dimaksud ini oleh ulama sangat disarankan untuk dilakukan oleh muslim atau umat Islam. Bahkan sejak dahulu sudah mulai diamalkan. Beberapa ‘ijma ulama juga memperbolehkan anda berdoa ketika sudah selesai sholat atau hanya berdoa tidak didahului sholat.

Melihat apa yang disebutkan tadi jelas bahwa ini menjadi sebuah perbedaan tetapi semuanya ada dasar yang membuat anda bisa mengikuti. Bila melihat dari cara dalam melakukannya, jelas berbeda dengan tata cara sholat tahajud ataupun sholat shubuh yang ada doa qunut nya. Di mana panduannya sudah pasti dan mudah untuk diikuti. Akan tetapi, untuk sholat permohonan hujan ini memiliki banyak versi. Ulama satu dengan yang lainnya punya pendapat yang berbeda. Guna memberikan gambaran kepada anda .akan akan diulas dengan baik perihal tersebut. Sholat ini cara melakukannya tidak jauh beda dengan melakukan sholat id. Hal tersebut dijelaskan dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas. Rasullullah pernah melakukan sholat di tempat yang tiba-tiba kemudian menjalankan khutbah dan selalu berdoa untuk mengakhiri. Itu semua dilakukan hampir serupa dengan sholat id yang biasa dijalankan setiap tahunnya ( Hadis Riwayat Tirmidzi).

Pendapat yang telah diberikan tadi juga serupa dengan apa yang diriwayatkan oleh ulama lainnya. Bahkan sampai secara detail tata cara juga diberikan. Jumlah rakaat, takbir, bacaan bahkan khotbah dilakukan sama persis dengan sholat id. Nah, yang banyak dipakai ialah pendapat yang kedua. Di mana sholat istisqa dilaksanakan layaknya sholat sunnah lainnya. Dengan jumlah rakaat 2 dan tidak ada imbuhan atau tambahan takbiraonjya. Riwayat yang dipakai dengan kuaybkqena dari hadist Bukhari Muslim. Banyak versi dan tata cara memang. Akan tetapi, sebenarnya letak utamanya ialah dasar yang dipakai. Kalau kemudian keduanya punya dasar yang kuat dan sama. Maka anda bisa menggunakan keduanya tinggal anda pilih yang tepat bagi Anda.

Adab Yang Mesti Dilakukan dalam Sholat Istisqa

Dalam melakukan sholat istisqa tentu tidak bisa dilakukan dengan cara yang sederhana. Ada tata cara dan aturan yang harus dilakukan. Setalah tadi anda tahu jenis dan beberapa panduan bedasarkan pendapat ulama. Pada kesempatan kali ini akan diberikan adab atau aturan yang bisa anda pakai. Diantaranya ialah sebagai berikut.

  • Tadi sudah disebutkan bahwa waktu menjalankan sholat ini tidak dibatasi. Artinya secara khusus tidak diberikannya waktu. Makanya hendaknya kalau ingin melakukan secara berjamaah harus ada kesepakatan. Khusunya dibuat oleh iman atau pemimpin agar tidak terjadi konflik dan sholat bisa dikoordinir dengan baik.
  • Ketika anda melakukan di lapangan dan sudah selesai. Maka sebaiknya anda ketika menuju ke tempat sholat sebaiknya anda dalam keadaan tawadhu dan penuh dengan kerendahan hati.
  • Kalau bisa anda harus mengajak seluruh orang hadir. Tidak ada syarat khusus asalkan dalam keadaan suci. Akan tetapi, biasanya yang sering terjadi bagi wanita sebaiknya tidak disarankan untuk mengikuti. Lantaran hal tersebut bisa berdampak pada timbulnya fitnah. Beberapa ulama bahkan mengajurkan dan memberi keutamaan untuk orang dengan hutang dan orang sholeh. Karena tujuan sholat ini tidak lain dikabulkan oleh Allah. Orang orang tadi termasuk dalam golongan yang doanya mudah diijabah. Orang tua juga disiarkan kecuali anak gadis.
  • Tidak disertai dengan azan dan iqomah. Jangan lupa pula untuk selalu memberikan nasihat baik dalam khutbah yang dilakukan.

Itulah beberapa adab yang dilakukan untuk sholat istisqa. Dengan mengetahui hal tersebut maka anda bisa melaksanakannya dengan penuh khidmat dan keinginan serta harapan akan datangnya hujan bisa diijabah oleh Allah.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *