Desain Rumah Gaya Eropa, Pantas Dicoba atau Tidak?

Rumah gaya eropa sebenarnya bukan hal baru yang ada di indonesia. Meski baru mulai banyak ditemukan dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir. Namun rumah gaya eropa sudah ada sejak dulu di indonesia. Ini ada hubungannya dengan portugis dan belanda yang sudah dari dulu menjajah indonesia. Negara negara eropa seperti portugis dan belanda juga membuat budaya mereka masuk ke negeri ini. Salah satunya adalah desain rumah yang mereka bawa. Desain rumah khas eropa mulai banyak di bangun saat masa penjajahan tersebut.

Sekitar dua ratus lima puluh tahun indonesia di jajah membuat budaya desain rumah eropa tersebut mulai menyatu dengan budaya di indonesia. Hasilnya muncul berbagai desain rumah gaya eropa minimalis yang sesuai dengan negara indonesia. Rumah rumah tersebut cukup banyak ditemukan hingga indonesia merdeka. Sekitar tahun 1980an, jenis desain rumah gaya eropa mulai hilang. Karena rumah dengan desain lokal mulai banayk diminati. Hingga akhirnya di tahun 2000an mayoritas rumah gaya eropa adalah rumah rumah lama peninggalan bangsa belanda yang ada di kawasan kawasan tertentu saja.

Ciri-Ciri Rumah Gaya Eropa 

Di era sekarang ini rumah gaya eropa  mulai banyak dibangun lagi, dikarenakan rumah gaya ini mempunyai khas kemegahan tersendiri. Lalu apa saja ciri – ciri rumah gaya eropa? Berikut diantaranya yang bisa anda konsultasikan dengan jasa desain rumah seperti kontraktorrumah.co.id.

  1. Terdiri dari dua lantai

Memang tidak semua rumah gaya eropa memiliki dua lantai. Contohnya saja rumah – rumah lama peninggalan era penjajahan belanda. Mayoritas hanya memilik satu lantai saja. Namun rumah gaya eropa era sekarang memang sedikit berbeda. Kebanyakan memang menggunakan dua lantai sehingga menambah kesan kemegahan rumah tersebut. bukan hanya hal tersebut saja. Rumah dua lantai khas eropa biasanya memiliki tinggi yang di atas tinggi rata – rata rumah pada umumnya.

  1. Memiliki atap miring

Rumah beratap miring yang sudah menjadi ciri khas di indonesia sendiri sudah ada sejak dulu karena pengaruh dari penjajahan bangsa belanda. Ini dikarenakan rumah khas eropa sudah lebih dulu menggunakan atap miring. Atap miring memang sudah menjadi ciri khas dari gaya eropa, buykan hanya atap miring saja. Biasanya rumah atap miring khas eropa memiliki bangunan atau tembok yang cukup tinggi. Atap miring di rumah khas eropa juga biasanya cukup panjang jika dibandingkan dengan atap miring ayang ada di indonesia.

  1. Terdapat cerobong asap

Di indonesia cerobong asap pada rumah memang tak dibutuhkan. Karena di indonesia hanya memounyai dua musim yaitu musim kemarau dan musim penghujan. Suhu di indonesia sendiri cukup panas karena masuk negara sub tropis sehingga tak ada rumah yang membutuhkan cerobong asap. Namun hal berbeda jika di eropa sana. Hampir semua negara di eropa memiliki emoat musim yaitu musim kemarau, gugur, semi, dan dingin. Di musim dingin tentu suhu disana begitu rendah. Maka tak jarang salju turun hingga air diluar ruangan bisa membeku. Mengatasi suhu yang dingin ini, rumah gaya eropa memiliki cerobong asap.cerobong asap di rumah gaya eropa berguna untuk membuang asap dari perapian di dalam rumah. Perapian tersebut berfungsi untuk menghangatkan ruangan di saat musim dingin

  1. Memiliki balkon

Balkon memang banyak yang mengira bukan identik dengan rumah khas eropa. Karena di indonesia sendiri banyak rumah dengan desain non eropa yang memiliki balkon. Namun anda perlu tahu bahwa balkon sendiri pertama kali banyak diguankan di eropa. Hampir semua rumah di eropa memiliki balkon. Ini memang tak terlepas dari budaya eropa sendiri yang suka duduk santai di depan rumah sambil melihat keadaan di depan rumah. Budaya ini yang membuat balkon banyak ditemui di setiap rumah khas eropa. Balkon juga merupakan tempat yang tepat untuk menikmati pemandangan teritama jika pemandangan di depan rumah tersebut masih indah.

  1. Ada jendela dengan ukuran besar

Memiliki jendela yang besar memang menjadi ciri khas rumah gaya eropa yang jarang ditiru oleh rumah gaya lainnya. Ini dikarenakan banyak yang berppikiran bahwa jendela yang panjang hanya mementingkan nilai estetika dibandingkan dengan fungsinya. Jendela yang panjang memang menjadi ciri khas dan daya tarik tersendiri bagi rumah gaya eropa. Biasanya bentuk persegi panjang adalah yang paling sering digunakan di jendela rumah khas eropa. Bahkan panjangnya jendela bisa darilantai bahwa hingga mendekati atap rumah. Jendela yang besar biasanya dipasang teralis dan juga tirai. Pemilihan tirai yang cocok membuat rumah gaya eropa terlihat megah dan elegan.

  1. Pintu yang megah di depan

Pintu depan rumah gaya eropa memang merupakan salah satu yang paling mencolok dibandingkan dengan pintu rumah jenis lainnya. Ini dikarenakan pintu rumah gaya eropa biasanya lebih megah dibandingkan dengan rumah gaya manapun. Ukuran yang tinggi tentu adalah hal yang sudah biasa pada rumah gaya eropa. Bukan hanya tinggi saja, pintu rumah ini juga cukup besar dengan dua daun pintu yang digunakan. Pintu ini biasaya terbuat dari kayu dengan berbagai bentuk ukiran yang artistik. Ini membuat keindahan tersendiri di tampilan pintu rumah gaya eropa. Pintu tersebut terkadang bukan hanya kayu saja, melainkan ada kombinasi kaca juga.